Aku tak berkisah melalui imajinasi.Kulalui hari hari ku dengan rasa datar walau bergelombang.Lama telah ku Harap sesuatu yang pasti akan perasaan cintaku yang mungkin lidah mengatakan lirih akan kisah kisah yang telah aku lewati.
Dunia terus berubah dan Aku masih begini adanya polos biasa dan tak menarik perhatian Kaum Hawa.Aku sadari hal itu dan Aku pun tak berniat Merubah jati diriku yang sederhana ini.Dan Aku berdiri diatas prinsipku sendiri tanpa harus terpengaruh dengan perubahan lingkungan.
Sajidaku. Dialah seorang penerangku,penerang yang tak pernah berharap sinarnya kembali.Tangga itu saksi awal dari pertemuan ku dengannya.Di tangga itu Baru saja aku melangkah keluar kelas matakuliah Statistik.Aku memang berjalan gontai tanpa arti,kuturuni anak tangga itu satu per satu.Tak banyak lagi kuturuni makhluk tuhan terindah merubah ekspresi Raut wajahku.Aku tersentak dan sedikit membisu,tlah lma kupandangi dirinya,ku perhatikan dari jauh dan mataku tak lin tak bukan selalu pada dirinya.Dan kini Dia berjalan berpapasan denganku,sungguh ku belum mngerti apa Maksud tuhan,namun aku begitu Bahagia.kejadian yang tak kan pernah mampu kulupakan adalah ketika tangan knanku secara refleks menyentuh pipi chuby nya itu.Aku malu menyesal bukan kepalang,Dalam hatiku aku sudah bersikap yang tak seharusnya.Kusapa dirinya dan dia Menyapaku tak kalah lembut dan berdebar hatiku serta tak menentu.
Tuhan selalu mendengar orang yang berdoa.Beribu macam perasaan kurasa mulai sejak itu dan beragam kejadian ku alami begitu banyak hal sulit serta merta menghampiriku.Namun Tuhan pun memiliki cara tersendiri membahagiakan serta mengabulkan doa hambanya.
Hari demi hari kulalui dan dia mulai masuk dalam hatiku aku begitu mengaguminya bagiku dia mahkhluk terindah serta rahmat bagiku atas semua yang telah kualami.Indah begitu indah dirinya,Aku mulai sangat memperhatikannya.Dan rasa ku pun mulai muncul dan nyata,Aku terus menerka nerka tapi Aku yakin inilah jawaban tuhan.
Semua berjalan menurut waktu dan Aku terus mengisi waktu itu.Kerikil tajam jalan berliku serta pengharapan yg tak berisi namun begitu besar terus menerus menghampiriku perlahan aku terbentuk menjadi lebih dewasa lebih mmpu berpikir secara jernih tak pernah ku menyerah untuk terus membuktikan apakah jawaban tuhan.Tak mudah serta banyak tantangan yg mngkin membuat ragu namun aku tak ragu,dan aku pun tetap yakin padanya.Karena keindahan serta sikapnya pdaku memberiku keyakinan yng lar biasa.
Waktu terus berputar cobaan makin berlanjut kegelisahan terus menjadi besar.Aku dihadapkan pada persoalan yang kian rumit dan mungkin karena keyakinanku pada jawaban tuhan yang membuatku tak pernah menyerah.Begitu berat namun kujalani dengan hati yang tenang.Aku tahu dia Untukku,terus kuhadapi serta kupahami apa yang sedang terjadi dan dalam benakku cuma keyakinan dimasa depan.Namun Tuhan paham akan perasaanku dan dia menunjukkan bahwa dirinya tak pernah tidur dalam mendengar doa hambanya.Hingga Akhirnya mawar yang telah layu kini mekar kembali hari yang begitu gersang mulai dituruni hujan.hati yang gelisah serta resah mulai tenang dan damai.Dibawah mesjid itu Tuhan mengabulkan doaku serta keyakinan akan kebenaran tuhan adalah benar hadir dirinya untukku.Ia dialah Sajidaku!
Mata Jiwa
Kau adalah mata yang aku pandang
Aku melihatmu sebagai mata yang melihat aku
Sampai cahaya berubah menjadi tali,
Kita diikat dan terikat mati.
Kau adalah jiwa yang aku pegang,
Hembusan alam yang aku jiwai
Aku meraba-raba kedatanganmu,
hendak memeluk seerat mungkin
Kaulah mata dalam jiwaku, penjiwaanku dalam melihat.
Kujalani hidup mengaruhi samudra
Mengayuh dayung menjalankan bahtera
Mencari penawar rasa di hati
Mencari makna cinta sejati
Kini ku tahu makna cinta
Cinta bukanlah sekedar rasa
Cinta bukanlah sekedar tutur kata
Dan cinta, bukan sekedar pengorbanan raga
Jika cinta sekedar rasa
Pasti hati kan tersiksa
Jika cinta sekedar ucapan
Manusia pasti dalam kebinasaan
Jika cinta sekedar pengorbanan
Tiada jiwa ini merasa aman
Cinta sejati adalah perasaan
Terungkap dengan ucapan
Tertuang dengan pengorbanan.
everywhere I stand,you are never Change in. . my heart My Sajida........
Tidak ada komentar:
Posting Komentar