Rabu, 07 Maret 2012

You Are My Sajida

Indah dan terus menjadi indah namun ku yakin tak kan pernah layu.Kau sesuatu yang aku amat aku kagumi.Bagaikan karang yang keras aku pun begitu,rasa ku untukmu bahkan tak kan pernah trkikis oleh udara.Dirimu satu dan kau lah yang aku impikan,menetapkan pilihan padamu adalah hal yang terindah yang pernah aku alami,Aku tahu kau cuma untukku dan aku yakin itu pasti.
Saat dirimu tak disini aku merasa seperti sebagian dari diriku juga tak disini.Ada yang hilang dan aku rasakan itu namun aku tak ingin itu permanen.Bagai mentari ku yakin sinarmu selalu menyelimutiku dan ku ykin ku takkan pernah membuat mulutku terucap kecewa.Arti mu untukku lebih dari artiku untukmu.Tak pernah ku meragukan rasa padamu dalam apapun sikapmu walau ku merubah senyum di saat petang hendak berganti malam.Senyumku untukmu tak kan pernah berubah dan terkikis oleh masa,bagiku kaulah hidup,kau tegaskan dalam mta yang menutup menjiwaiku dengan rasa yang tak redup kaulah cinta dan itu cukup!cause you are my sajida...

Minggu, 04 Maret 2012

Tanggapan postingan bapak Iskandarsyah Madjid tentang Susah Mendapatkan Modal

Menyimak postingan dari dosen kami bapak Iskandarsyah Madjid mengenai susah mendapatkan modal sangat menarik.Dewasa ini sebenarnya masalah modal ini tidak lagi begitu sulit, karena sudah banyak lembaga keuangan bukan bank yang menyediakan modal bisa kita ambil contoh seperti Baitul Qhirat.Menurut saya sendiri masalah yang paling mencolok adalah pada masyarakat sendiri, dimana dedikasi mengenai ekonomi sangatlah minim banyak dari masyarakat berusaha tanpa terlebih dahulu mempelajari ilmunya,ini berkenaan dengan sabda sabda nabi S A W. Yang bahwasannya melaksanakan ibadah tanpa didasari ilmu adalah hal yang sia sia.
menyikapi hal ini sebaiknya dedikasi ekonomi kepada masyarakat harus diglakkan terutama pada masyarakat menengah ke bawah, agar mereka mengerti bagaimana mendapatkan modal yang baik serta mengelola usahanya.Dalam masalah bunga yang dianggap tinggi ini tidak bisa mutlak dijadikan acuan dalam masalah permodalan karena tidak semua lembaga keungan bukan bank mengahruskan tingkat bunga yang sama.Dari hadist yang yang di posting oleh bapak Ikandarsyah Madjid menjadi acuan tersendiri bagi kita dalam berusaha diamana terkadang pikiran kita menjadi buntu dalam masalah modal,namun tanpa kita sadari bersama modal itu terdapat dari kita sendiri yaitu keyakinan kita dalam berusaha dan terus belajar bagaimana menjadi usahawan yang baik.Secara psikologis tentunya kita akan termotivasi untuk menjadi enterpreneur yang handal.Dimana sekarang persaingan sudah begitu ketat jangan jadikan diri kita sebagai pekerja namun membuka lahan pekerjaan.
Sebagai usahawan muda maka kita berusaha dari hal yang kecil dengan terus meningkatkan usaha kita untuk menjadi lebih maju.Jangan biarkan diri kita tersesat oleh pemikiran yang mana pemerintah akan membantu memberikan bantuan dalam usaha jika kita mengharap demikian maka tidak akan sukses karena kita tidak akan giat berusaha dan terus belajar menjadi lebih baik berusahalah secara mandiri.Dengan demikian kita juga akan mengurangi beban negara.
saya sangat antusias dengan postingan bapak Iskandarsyah Madjid, semoga menjadi manfaat untuk semua kalangan terutama para mahasiswa dan usahawan muda.